Hati-hati Penipuan Lewat Facebook Dan Situs Media Sosial Lainnya

Sahabat, kali ini saya membuat tulisan tentang hati-hati penipuan lewat facebook dan situs media sosial lainnya. Nah, Anda pasti mempunyai facebook atau media sosial lainnya bukan? Untuk itu, Anda harus membaca tulisan ini sampai tuntas.

Seperti kita ketahui, bahwa tren media sosial telah mempengaruhi berbagai kalangan untuk beramai-ramai membuat akun di facebook, twitter, friendster atau media sosial lainnya. Nah, dari pengguna social media yang kian meningkat setiap harinya, sungguh disayangkan jika turut diiringi dengan meningkatnya kejahatan atau penipuan di media sosial tersebut.

Walaah, nampaknya para penipu yang capek dikejar-kejar polisi di luar sana, kini beralih profesi menjadi penipu di dunia maya. Memang cerdas juga ya, yang tadinya kerjanya cukup beresiko dan bisa-bisa bonyok digebukin masa, sekarang hanya duduk, dan main lebih "aman".

Nah, oleh karena itulah Anda sebagai pengguna media sosial harus waspada dan tetap berhati-hati terhadap teman baru Anda, yang notabene mereka itu belum Anda kenal sama sekali sebelumnya. Sebab, foto profil itu bisa dipalsukan. Alamat, status, pekerjaan dan termasuk nama dari akun juga bisa dibuat-buat sendiri.

Jadi, jangan langsung tertarik sedikit pun jika teman Anda menawarkan sesuatu kepada Anda. Baik dalam bentuk barang, jasa, atau pun cinta he he he..

Banyak kasus penipuan di facebook yang berkedok bisnis online dan kaya instan. Banyak juga penipuan di facebook yang menawarkan jasa ini, jasa itu, tapi ujung-ujungnya dusta. Banyak penipuan di fb yang katanya lajang, padahal duda atau janda. Lebih parahnya lagi, yang mengaku duda, padahal bisa jadi beristri dua.. hati-hati..

Baca juga: Cara membuat facebook baru 2015

Di pemberitaan media televisi, saya sering mendengar seseorang yang ditipu temannya melalui media sosial. Awalnya berkenalan lewat facebook, kemudian menjadi semakin akrab, akhirnya diajak ketemuan di hotel. Dan setelah di hotel ternyata barang-barang berharga milik sang gadis raib dirampas oleh lelaki kenalannya tadi. Aduh.. apes..

Ada juga ni.. penipuan yang dilakukan oleh orang nigeria, dan mengaku sebagai tentara inggris yang bertugas di timur tengah. Banyak yang tertipu harus membayar puluhan juta rupiah, karena diiming-imingi akan dikirimi uang 5 juta dolar amerika dari harta pemberian muammar khadafi.

Nah, kata si penipu, korban harus mengirim uang untuk membayar paket pengiriman dolar tersebut di bea cukai. Ealah,, ujung-ujungnya cuman buat apa? Ya jelas buat bayar modem sama jajan oleh si penipu.. lumayan :D



Kalau penipu asmara? Ini juga tak kalah banyaknya. Di jagat maya ini, ada-ada saja orang yang memanfaatkan keluguan orang lain untuk menipunya. Ada nih kasus lucu yang terjadi di india. Sebut saja si Bejo, berpacaran dengan teman facebooknya si Mimin (hanya lewat facebook). Nah, mereka berpacaran selama tiga tahun, meskipun mereka tidak pernah bertemu.

Baca juga:

Manfaat dan keuntungan memiliki teman baik di facebook
Hal-hal yang membuat kita dibenci teman di facebook

Karena si Bejo sudah merasa mantap dengan si Mimin, Bejo pun mengajak si Mimin yang mengaku berumur 21 tahun itu untuk bertemu di dekat air terjun di sebuah tempat wisata.

Apa yang terjadi? Si Bejo pun jadi kee.. cee.. wa! Kenapa? Karena ternyata si Mimin adalah wanita berusia 45 tahun, dan sudah memiliki 3 orang anak. Dan foto profil yang dipasangnya itu, yang terlihat cantik jelita itu ternyata bukan fotonya.

Akibatnya apa? Karena merasa tertipu, si Bejo pun menembak si Mimin dan langsung tewas di tempat. Setelah itu, bejo pun menembak dirinya sendiri, dan akhirnya tewas di perjalanan ke Rumah sakit setelah sempat mengaku bahwa dirinya telah ditipu si Mimin.

Nah sahabat, cerita-cerita yang saya angkat tersebut hanya secuil dari ribuan kasus penipuan yang ada di facebook. Dan pelaku penipuan itu, baru segelintir saja yang telah ditangkap dan diamankan. Untuk itu, berhati-hatilah! So, jadikan itu sebagai pelajaran bagi Anda.

Cukup sekian tulisan saya tentang hati-hati penipuan lewat facebook dan situs media sosial lainnya, semoga bermanfaat. Terima kasih..

Gunakan kotak komentar untuk bertanya, menambahkan, memberi saran serta berdiskusi. Namun demikian, saya meminta kepada Anda agar jangan sampai menyinggung sesuatu yang berbau SARA. (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) UPDATE: peraturan berkomentar telah saya perbarui menjadi lebih banyak. Silahkan baca di link ini http://goo.gl/HWGGd8
EmoticonEmoticon